Friday, July 29, 2016

Kelurahan Rancanumpang Perbaiki Jembatan Penyeberangan GCA ke Stadion GBLA

Rancanumpang.com -- Tim Kebersihan Kelurahan Rancanumpang memperbaiki jembatan penyeberangan sementara dari kompleks perumahan Griya Cempaka Arum (GCA) ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang ada di wilayah Kelurahan Rancanumpang Kecamatan Gedebage Kota Bandung.

Jembatan Penyeberangan GCA ke Stadion GBLA


Menurut Lurah Racanumpang, Boedi Hermawan, Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kota Bandung akan membuat jembatan penyeberangan permanen yang menghubungkan perumahan GCA ke area Stadion GBLA.

"Menurut informasi yang diterima dari DBMP Kota Bandung pengadaan jembatan tersebut sampai dengan saat ini masih dalam proses pelelangan," katanya.

Jembatan Penyeberangan GCA ke Stadion GBLA


Jembatan penyeberangan bagi pejalan kaki yang ada saat ini adalah bantuan kontraktor pembangunan stadion, PT. Adhi Karya. Kondisinya telah rusak dan sangat menghawatirkan dan sangat memerlukan perbaikan.*

Tuesday, July 19, 2016

Orangtua Siswa Baru SMAN 27 Bandung Hadiri Pembukaan MPLS

Pembukaan MPLS SMA 27 Bandung
Rancanumpang.com -- Mayoritas orangtua siswa baru SMA Negeri 27 Bandung menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Aula Sekolah Jln Raya Utsman Bin Affan No.1 Kelurahan Rancanumpang Gedebage Bandung, Selasa (19/7/2016).

Usai menghadiri pembukaan MPLS, para orangtua siswa berpindah tempat ke ruang kelas guna mengikuti sosialisasi kegiatan kesiswaan.

Pihak sekolah menjelaskan tentang banyak hal, termasuk kegiatan ekstra kurikuler yang bisa diikuti siswa, seperti pramuka, PRM, marching band, futsal, pencak silat, dan kegiatan ilmiah remaja (KIR).

Selain mendengarkan paparan pihak sekolah tentang kegiatan kesiswaan, para orangtua siswa juga medapatkan informasi penting dari Komite Sekolah seputar masalah status sekolah dan sarana-prasarana.

Ketua Komite Sekolah, H. Lia Noer Hambali, mengatakan, SMAN 27 merupakan satu-satunya sekolah bersubsidi terbatas di Kota Bandung.

"Tidak ada DSP dan SPP. Operasional sekolah ditanggung sepenuhnya oleh APBD Kota Bandung," jelasnya.

Rapat Ortu Siswa Baru SMA 27 Bandung

Meski demikian, lanjut Lia, pihak sekolah melalui Komite Sekola dibolehkan menerima sumbangan sukarela untuk membiayai pembangunan dan pengembangan sarana-prasarana sekolah, seperti membangun kelas baru, kantin, dan lahan parkir.

"Khusus pemegang SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampy), 100% bebas dari biaya apa pun, termasuk jika ada ketentuan sumbangan sukarela," imbuhnya.

Dikemukakan, biaya membangun kelas baru tahun lalu menghabiskan dana sekitar Rp300 juta. Namun, banyak orangtua siswa yang sudah komitmen memberi bantuan sukarela, namun hingga kini masih nunggak hingga mencapai jumlah sekitar 150 juta.

Lia menyayangkan ada pihak yang terang-terangan menghalangi orangtua untuk memberikan sumbangan sukaeela dengan alasan SMA 27 itu sekolah gratis. "Padahal orangtua yangg mampu sudah menyatakan komitmen untuk bayar," katanya.

Dijelaskan, tidak ada anggaran untuk membangun sekolah di APBD Kota Bandung karena urusan pembangunan diambil-alih Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Saat ini sekolah masih membutuhkan dana untuk membangunan kantin, lahan parkir, kantin, dan lainnya. Orangtua atau wali siswa yang tergerak membantu dana, silakan, sukarela, atas kesepakatan bersama," terangnya.

Menurt Lia, saat ini Komite Sekolah memiliki tiga prioritas. Pertama, penyelesaian aula sekolah yang sudah mangkrak selama tiga tahun dikarenakan pihak kontraktor tidak bertanggung jawab.

Kedua, pengurugan lahan kosong untuk membangun kantin dan lahan parkir. Ketiha, penyelesaian pembangunan masjid di kompleks sekolah.

"Saat ini kita membutuhkan dana sekitar 1,7 Miliar untuk membangun toilet, kantin, dan menuntaskan bangunan yang belum selesai," kata Lia.

Menurut rencana, kebutuhan dana tersebut akan dibicarakan lagi dengan para orangtua siswa, baik siswa baru maupun orangtua siswa lama.

Selain masalah sarana, prasarana, dan dana sumbangan, Lia juga mengemukakan rencana pembentukan Forum Kelas, yaitu forum komunikasi orangtua siswa dengan wali kelas, sekaligus mendukung pencanangan SMAN 27 Bandung sebagai sekolah rintisan sadar hukum. (Mel).*

Monday, July 18, 2016

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung Sepi Orangtua

Rancanumpang.com -- Hari pertama sekolah tahun ajaran 2016/2017 di SMAN 27 Bandung, Senin (18/7/2016), diwarnai kehadiran sejumlah orangtua yang mengantarkan anaknya yang menjadi siswa baru sekolah.
Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung
Orangtua yang tampak mengantarkan anaknya hingga gerbang sekolah tampak lebih sedikit dibandingkan jumlah siswa baru SMA 27 yang berlokasi di Kelurahan Rancanumpang dekat Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage Bandung ini.

Selain karena bukan lagi anak usia TK atau SD, sepinya orangtua turut mengantarkan anaknya juga karena kesibukan dan jarak sekolah dengan rumah siswa yang cukup dekat.

Tahun ajaran baru 2016-2017, selain menghapus masa orientasi siswa (MOS) yang berbau perpeloncoan dan kekerasan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga mengimbau kepada para orangtua untuk mengantar anak-anaknya di hari pertama sekolah sebagai bentuk kepedulian sekaligus menjalin hubungan baik dengan pihak sekolah.

Di SMAN 27 Bandung, orang tua yang mengantarkan anaknya, selain sedikit, juga hanya berdiri di depan pintu gerbang sekolah, beberapa di antaranya masuk untuk menyaksikan anaknya berbaris di lapangan depan ruang kelas.

Menurut panitia, kegiatan Masa Pengenalan Sekolah (MPLS) di SMAN 27 Bandung baru dimulai Selasa (19/7/2016).

Berikut ini foto-foto kegiatan hari pertama sekolah di SMAN 27 Bandung, Senin (18/7/2016).

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Kegiatan MPLS SMAN 27 Bandung dimulai Pkl. 06.45 s.d. 14.00 WIB. Hari pertama (19/7/2016) antara lain Mencari Teman, Ice Breaking, Streaching, Dinamika Kelompok, Tim Building, Aktualisasi Diri, dan Outbond.

Hari kedua diisi pembekalan visi misi, keliling sekolah, penanaman pohon, dan penampilan unjuk kabisa.

Hari ketiga atau terakhir, kegiatan MPLS SMAN 27 Bandung diisi materi tentang peran dan fungsi BK, tes kecerdasan dan angket orangtua siswa, program Komite Sekolah, bela negara, serta adab dan norma pergaulan. (Bandung Aktual).*