Tuesday, March 31, 2015

Uang Pembinaan Rp100 Juta untuk RW Cair April 2015

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil
Rancanumpang.com -- Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, meluncurkan Program Inovasi Pembangunan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK), Selasa (31/3/2015).

Dalam program ini, setiap kewilayahan terutama level Rukun Warga (RW) bakal menerima uang pembinaan sebesar Rp 100 juta untuk dihabiskan setiap tahun.

Namun, uang pembinaan baru bisa diberikan jika RW telah menyerahkan proposal yang berisi program yang akan direalisasikan.

"Uangnya bisa cair mulai bulan April ini. Tergantung kegiatan dan camat. Program mana paling siap. Anggaran sudah ketuk palu dan uang sudah di camat masing," kata pria yang kerap disapa Emil ini.

Meski sudah diluncurkan, program tersebut ternyata belum memiliki kekuatan hukum tetap. Pasalnya, Perwal tentang pemberian uang PIPPK tersebut masih dalam bahasan DPRD Kota Bandung.  "Semua sudah diakomodasi," katanya.

Emil menambahkan, pengguna uang tersebut diprioritaskan untuk ibu-ibu PKK ataupun kegiatan kepemudaan Karang Taruna.

"Karang taruna tiap minggu harus ada laporan supaya warga tahu. Kita share di media sosial bahwa RW sudah bergerak di bulan April," tuturnya. (kompas.com).*

Saturday, March 28, 2015

Pemkot Bandung Launching PIPPK 2015 di Sabuga Selasa

Pemkot Bandung Launching PIPPK 2015
Rancanumpang.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menggelar launching Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) Tingkat Kota Bandung Tahun 2015 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Jln. Siliwangi Bandung, Selasa 31 Maret 2015.

Menurut undangan yang diterima Kelurahan Rancanumpang, daftar undangan terdiri dari unsur Muspida Kota Bandung, Pimpinan DPRD Kota Bandung, Para Komisi DPRD Kota Bandung, Para Pimpinan SKPD, Para Danramil, Para Kapolsek, dan Para Lurah.

Selain itu, Pemkot Bandung juga mengundang kehadiran para Ketua Tim Penggerak PKK, Darma Wanita, LPM, Karang Taruna, Forum RW, Tim Penggerak PKK Kecamatan, LPM Kelurahan, dan para Ketua RW se-Kota Bandung. (mel/sbh).*

Thursday, March 26, 2015

Rancanumpang Ikuti Lomba Kelurahan se-Kota Bandung

Rancanumpang Ikuti Lombaan Kelurahan se-Kota Bandung

Rancanumpang Ikuti Lombaan Kelurahan se-Kota Bandung
Rancanumpang.com -- Kelurahan Rancanumpang Kecamatan Gedebage Rabu (25/03/15) mengikuti Perlombaan Kelurahan Tingkat Kota Bandung di Gedung PKK Kota Bandung.

Lurah Rancanumpang Boedhi Hermawan, Ketua TP PKK Ati Hermawan, dan Ketua LPM H. Fauzi menyampaikan pemaparan tentang pelaksanaan berbagai program dan kegiatan tahun 2014, antara lain Pendidikan Masyarakat, Kesehatan Masyarakat, Ekonomi Masyarakat, Partisipasi Masyarakat, Pemerintahan, PKK, Lembaga Kemasyarakatan dan Pelaksanaan Musrenbang. 

Penilaian dilakukan juga terhadap Penataan Administrasi Kelurahan, TP. PKK, LPM, dan Tanya Jawab. (SBH)

Wednesday, March 18, 2015

PLN Padamkan Listrik di Wilayah Rancanumpang Kamis 19 Maret 2015

PLN Padamkan Listrik di Wilayah Rancanumpang Kamis 19 Maret 2015
Rancanumpang.com -- PT PLN Distribusi Jabar & Banten akan memadamkan aliran listrik di wilayah Kelurahan Rancanumpang dan sekitarnya Kamis 19 Maret 2015 pkl. 10.00-13.00 WIB.

Dalam surat pemberitahuan yang ditujukan kepada pelanggan PLN Rayon Ujungberung tertanggal 16 Maret 2015, PLN menyebutkan pemadaman aliran listrik dilakukan karena ada pemeliharaan jaringan SUTM untuk keandalan pasokan listrik penjulang USUS.

Wilayah yang terkena pemadaman antara lain Kompleks Griya Cempaka Arum Bandung (GCA), Bumi Patra Asih, sebagian Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Cimencrang, Bumi Pitaloka, Taman Cipadung Indah, Ranca Sagatan, Ranca Bayawak, dan Kampung Cilamata. (mel/sbh).*

Pemkot Segera Sosialisasi Megaproyek Bandung Teknopolis

Pemkot Segera Sosialisasi Megaproyek Bandung Teknopolis
Rancanumpang.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung aksn segera sosialisasi pembangunan Bandung Teknopolis (Summarecon Gedebage) kepada warga sekitar di Bandung timur.

Menurut Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, sosialisasi konsep kota modern dan pusat Informasi Teknologi (IT), Bandung Teknopolis akan dilakukan dalam waktu dekat kepada warga Gedebage.

"Secepatnya, dalam waktu satu atau dua minggu. Dibantu dukungan media kita akan kumpulkan dan diskusikan sama-sama," kata Wali Kota yang akrab disapa Emil ini di Balai Kota Bandung, Selasa (17/3).

Emil menjelaskan, konsep Bandung Teknopolis sebenarnya sudah dijelaskan sebelum dirinya menjabat sebagai Wali Kota. Hanya saja, dulu konsepnya bernama "Pusat Kota Primer Gedebage".

"Kalau dulu namanya Pusat Primer 'kan, nggak keren, terlalu akademis. Kalau Teknopolis mudah diingat," ujarnya seperti dikutip laman kompas.com dan bandungaktual.com.

Sebelumnya, puluhan warga Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, mendatangi kantor DPRD Kota Bandung, Selasa (17/3). Mereka mendatangi Komisi C DPRD.

Dalam pertemuan tersebut dikemukakan banyak warga Gedebage yang belum tahu soal rencana pembangunan Bandung Teknopolis karena belum ada sosialisasi.

PUSAT IT DUNIA
Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, Bandung Teknopolis yang akan dibangun di kawasan Gedebage bisa menyerap ratusan ribu tenaga kerja dengan gaji besar.

"Hasil riset mengatakan 400 ribu lapangan pekerjaan akan dihadirkan di Bandung Teknopolis," ucap Emil, sapaan Ridwan Kamil, di Balaikota Bandung, Jumat (13/3/2015).

Menurutnya, semuanya lapangan pekerjaan di Bandung Teknopolis yang akan dimulai pada April 2015 itu high technology (teknologi tinggi). "Jadi warga Bandung akan digaji besar," katanya.

Dijelaskan, Bandung Teknopolis akan menjadi kawasan terpadu yang diisi oleh perusahaan-perusahaan terkemuka dan permukiman.

Kawasan Bandung Technopolis diyakini Emil akan menjadi lokasi berkumpulnya perusahaan asing terkemuka seperti Google, dan Microsoft.*

Thursday, March 5, 2015

Kawasan Gedebage Akan Menjadi Bandung Teknopolis

Summarecon Bandung Gedebage
Perusahaan-perusahaan IT ternama, mulai dari Twitter, RIM, Facebook, hingga Kaskus, bisa berkantor dan melakukan riset di Gedebage.

Rancanumpang.com -- Kawasan Gedebage Kota Bandung mulai dikenal luas sejak pembangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di wilayah Kelurahan Rancanungpang Gedebage Kota Bandung. 

Kawasan di Bandung Timur ini akan makin mendunia dengan rencana pembangunan Bandung Teknopolis - Summarecon Bandung Gedebage mulai tahun ini.

Kepala Bidang Perencanaan Tata Ruang dan Sarana Prasarana Bappeda Kota Bandung Anton Sunarwibowo menyebutkan, rencana pembangunan Bandung Teknopolis itu pun didiskusikan dengan Summarecon yang akan mengembangkan kawasan Gedebage.

Menurutnya, konsep Teknopolis itu bakal menjadi ikon baru Kota Bandung. Dalam rencana tata ruang Kota Bandung, kawasan ini terintegrasi dengan kota baru yang akan dibangun pihak pengembang. Bandung Teknopolis ini dibangun di sebelah timur Gedebage.

Menurut Marketing Manager Buana Ciwastra Residence, Iman Satya Darma, rencananya pengembangan di Gedebage itu dimulai April 2015.

Summarecon Bandung Gedebage
Proyek di kawasaan Gedebage itu merupakan proyek skala kota terpadu bernama Summarecon Bandung Gedebage. Proyek ini berdiri di atas lahan seluas 300 ha.

Pada tahap awal, Summarecon akan membangun perumahan terlebih dulu. Selain landed residential, pengembang rencananya akan membangun pusat bisnis.

Sama halnya dengan Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Serpong, dan Summarecon Bekasi, di Summarecon Bandung Gedebage ini pun akan berisi pusat belanja, ruko, hotel, dan fasilitas penunjang lainnya.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berambisi menjadikan menjadikan Gedebage sebagai kawasan next Silicon Valley. 

Konsep Bandung Teknopolis 
Bandung Teknopolis adalah sebuah wilayah modern baru yang memiliki konsep menjadikan tempat kerja, tempat tinggal, dan tempat rekreasi berada dalam satu area. Langkah awal pada April 2015 mendatang adalah membangun satu blok di wilayah Gedebage.

Bandung Teknopolis akan menjadikan Gedebage sebuah "kota" yang memiliki konsep berbasis IT. Perusahaan-perusahaan IT ternama, mulai dari Twitter, RIM, Facebook, hingga Kaskus, bisa berkantor dan melakukan riset di tempat itu. 

Menurut Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, sudah banyak perusahaan yang akan masuk di kawasan itu. 

Investor juga sudah mulai mengantre untuk menggarap kota Gedebage. Negara seperti AS, Jepang, hingga Timur Tengah tertarik karena melihat potensi pasar dan SDM yang dimiliki Indonesia.

Emil meyakini masyarakat Gedebage akan mendapat keuntungan luar biasa dari keberadaan ini. Salah satunya adalah melejitnya nilai properti. (inilahkoran.com).*