Wednesday, September 3, 2014

Pembangunan di Rancanumpang Menggeliat

Seiring telah diresmikannya Stadion Utama Sepakbola (SUS) Bandung Lautan Api di Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung geliat pembangunan disegala bidang mulai gencar.

Kelurahan Rancanumpang pada tahun anggaran 2013 mendapat alokasi anggaran untuk pembangunan beberapa infra struktur. Kawasan Gedebage yang semakin berkembang pesat masuk ke dalam rencana jangka panjang Pemerintah Kota Bandung untuk mengembangkan kawasan Bandung Baru di belahan Timur kota Parijs Van Java itu.

“Baru saja saya menandatangani dimulainya pembangunan kantor Kelurahan Rancanumpang. Perjuangan kita untuk memiliki kantor akan segera terwujud dalam waktu dekat” ujar Lurah Rancanumpang, Boedhi Hermawan ketika ditemuitransaktual di ruang kerjanya (22/8).

Lebih jauh dijelaskan Boedhi, kantor kelurahan akan berdiri diatas lahan seluas 800 m2 dengan luas bangunan 500 m2 berlantai 2. “ Bangunan permanen dengan perkantoran dilantai bawah diharapkan dapat melayani masyarakat secara maksimal. Semua Kepala Seksi dibuatkan ruangan masing-masing. Dilantai bawah juga akan dilengkapi ruang audio visual, mushola, ruang pelayanan dan toilet dengan closet duduk.

Sedang di lantai 2 akan diperuntukkan ruang Tim Penggerak PKK dan aula. Direncanakan tanggal 17 Desember bangunan yang menelan biaya Rp. 1,08 miliar itu seluruhnya sudah rampung dan siap diresmikan”, kata Boedhi yang juga sebagai Kuasa Pengguna Anggaran kegiatan tersebut..

Selain kantor kelurahan, di Rancanumpang juga akan dibangun beberapa peningkatan ruas jalan dengan aspal hotmix, dan pembangunan Saluran Gendong Sungai Cisalatri. Saluran yang berada tepat diantara SUS Gedebage dengan perumahan Cempaka Arum itu juga akhir Agustus ini mulai dikerjakan.

“Kontrak pekerjaan ini sudah sejak Juni 2013 lalu. Pelaksanaannya terlambat disebabkan pihak pengembang Cempaka Arum minta dibayar”, kata Sihar dari Dinas Binamarga dan Pengairan Kota Bandung pada acara sosialisasi di gedung SMA Negeri 27 (22/8).

Beberapa warga setempat menyayangkan pihak Cempaka Arum minta diganti rugi. Menurut warga saluran gendong tersebut adalah fasilitas umum yang seharusnya pihak pengembang yang membangunnya.

“Pihak pengembang seharusnya berterimakasih atas dibangunnya saluran gendong itu oleh Pemkot Bandung. Saluran gendong itu fungsinya untuk pembuangan air limbah rumah tangga dari warga perumahan Cempaka Arum”, tandas salah seorang warga. (transaktual.com).*

0 comments:

Post a Comment