Monday, September 29, 2014

Wali Kota Bandung Tinjau Stadion GBLA

Wali Kota Bandung Tinjau Stadion GBLA
RANCANUMPANG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meninjau Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage Kota Bandung, Senin (29/9) siang, menjelang pertandingan persahabatan Persib Bandung vs Malaysia Super League (MSL) Selection Kamis (2/10).

Usai mengecek kondisi stadion, Ridwan Kamil menggelar rapat Ruang Media Stadion GBLA dengan dengan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Mashudi dan perangkat kewilayahan Camat Gedebage, Lurah Rancanumpang, Panitia Pelaksana, dan unsur dari Dinas Pemuda Olahraga, Distarcip Kota Bandung.

Materi Diskusi antara lain titik lokasi penempatan kendaraan (parkir) bobotoh. Untuk tempat parkir Wali Kota menerima usulan yang disampaikan oleh Lurah Rancanumpang Kecamatan Gedebage, untuk tempat parkir menggunakan jalan pendamping tol akses masuk ke stadion BLA sampai dengan tempat pengujian kendaraan Dinas Perhubungan Kota Bandung yang masih berada di jalan pendamping tol.

Emil --sapaan akrab Ridwan Kamil-- berharap, semua pihak mendukung kelancaran pertandingan, apalagi laga ini digelar untuk hiburan dan masih dalam rangkaian peringatan ulang tahun Kota Bandung.

Camat Gedebage Zamzam Nurzaman dan Lurah Rancanumpang S. Boedhi Hermawan tampak mendampingi Wali Kota dalam peninjauan dan selama rapat. (Mel/SBH).*

Wali Kota Bandung Tinjau Stadion GBLA
Wali Kota Bandung Tinjau Stadion GBLA

Wali Kota Bandung Tinjau Stadion GBLA

Wali Kota Bandung Tinjau Stadion GBLA

Tenda Jajanan Rancanumpang di Gedebage Culinary Night

RANCANUMPANG.COM -- Tenda (Stand) Jajanan Kelurahan Rancanumpang di Gedebage Culinary Night (GCN) Sabtu 27 September 2014 di Bumi Adi Pura Gedebage Kota Bandung. (Foto)

Tenda Jajanan Kelurahan Rancanumpang di Gedebage Culinary Night

Tenda Jajanan Kelurahan Rancanumpang di Gedebage Culinary Night

Tenda Jajanan Kelurahan Rancanumpang di Gedebage Culinary Night

Tenda Jajanan Kelurahan Rancanumpang di Gedebage Culinary Night

Tenda Jajanan Kelurahan Rancanumpang di Gedebage Culinary Night

Tenda Jajanan Kelurahan Rancanumpang di Gedebage Culinary Night

Gedebage Culinary Night Raih Nilai 9

Gedebage Culinary Night Raih Nilai 9
RANCANUMPANG.COM -- Gedebage Culinary Night (GCN) Sabtu 27 September 2014 diberi nilai 9 oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang datang ke lokasi sore hari. GCN dinilai inovatif, meriah, dan bersih.

Penyelenggaraan Gedebage Culinary Night perdana di Bumi Adipura Rancabolang Kecamatan Gedebage ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil .

Ridwan Kamil yang hadir ditengah padatnya acara memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB), dalam sambutannya mengatakan, seiring dengan program Gedebage Teknopolis, berbagai pembangunan akan diarahkan ke wilayah Gedebage dan kondisi tersebut ke depan menjadikan Wilayah Gedebage sebagai "Wajah Depan" Kota Bandung.

Berkaitan dengan penyelenggaraan GCN, Ridwan Kamil menyampaikan apresiasi pada Kecamatan Gedebage yang mampu melaksanakan kegiatan GCN.

Dikatakannya, Culinary Night dapat dijadikan salah satu "indeks kebahagiaan" warga masyarakat. warga Gedebage dapat menikmati suasana malam minggu di wilayahnya dan tidak harus jalan jauh ke kota. "Adanya acara seperti ini, warga pun dapat menikmati wisata kuliner sambil melihat hiburan seni yang digelar," katanya.

Usai memberikan sambutan, Ridwan Kamil memberikan penilaian 9 (sembilan) untuk Gedebage Culinary Night, dengan catatan bersih dari sampah, sebelum dan selesai acara sampah yang berserakan harus segera dipungut.

Menurut Camat Gedebage Zamzam Nurzaman, GCN yang dimulai pukul 15.30 WIB dan berakhir pukul 24.00 WIB ini secara umum berhasil dan sukses. "Kesemuanya berkat adanya kerjasama yang baik, dukungan dari berbagai komponen dan warga masyarakat, serta, partisipasi aktif dari semua kelurahan di wilayah kecamatan Gedebage," katanya. 

Kelurahan Rancanumpang termasuk salah satu pihak yang aktif menyukseskan GCN, mulai dari kepanitiaan, pengisi acara, hingga stand yang dipimpin langsung Lurah Rancanumpang S. Boedhi Hermawan.*


Gedebage Culinary Night Raih Nilai 9

Gedebage Culinary Night Raih Nilai 9

Gedebage Culinary Night Raih Nilai 9

Gedebage Culinary Night Raih Nilai 9










Friday, September 26, 2014

Gedebage Culinary Night (GCN) Siap Digelar Sabtu (27/9) Malam di Adipura

Rapat Gedebage Culinary Night
RANCANUMPANG.COM -- Gedebage Culinary Night (GCN) siap digelar Sabtu 27 September 2014, di Bumi Adipura Gedebage Kota Bandung, mulai pkl. 15.00 WIB.

Kesiapan Panitia Pelaksana GCN hingga Jumat mencapai 75%.

Pantauan langsung di lokasi, segenap panitia sedang bekerja optimal melakukan penataan tempat, yaitu pemasangan tenda, sambungan aliran listrik, dan panggung utama untuk penampilan kelompok seni.

Camat Gedebage Drs. M. Zamzam Nurzaman, M.Si. Mengungkapkan, pada saatnya (Sabtu, 27/9) pagi persiapannya mencapai 100%. Semua peserta GCN akan menghias stand masing-masing, seperti persiapan yang dilakukan oleh Kelurahan Rancanumpang yang mendukung dan siap menyukseskan GCN perdana ini.

Kamis malam (25/09) bertempat di ruang rapat kecamatan, Camat Gedebage, Lurah Rancanumpang, Ketua LPM Kec. Gedebage selaku Ketua SC mengadakan pertemuan dengan Panitia Pelaksana untuk mengevaluasi persiapan akhir GCN, yaitu penataan tempat, acara, keamanan, perparkiran, dan pendanaan, serta konfirmasi kehadiran Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (SBH).

Rundown Acara Gedebage Culinary Night (GCN) 27 September 2014

Rundown Acara Gedebage Culinary Night (GCN) 27 September 2014



Thursday, September 25, 2014

Hari Jadi ke-204 Kota Bandung, Lurah Rancanumpang Terima Penghargaan

Hari Jadi ke-204 Tahun Kota Bandung, Lurah Rancanumpang Terima Penghargaan
RANCANUMPANG.COM -- Puncak Peringatan Hari Jadi ke-204 Tahun Kota Bandung (HJKB), Kamis 25 September 2014, secara serempak ditandai dengan pelaksanaan upacara di masing-masing kecamatan, SKPD, dan Tingkat Kota. 

Upacara HJKB 2014 Tingkat Kota Bandug dilaksanakan di Plaza Balaikota dengan Inspektur Upacara Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Di Kec. Gedebage upacara dipimpin Inspektur Upacara Camat Zamzam Nurzaman.

Kemeriahan Upacara HJKB tahun ini ditandai tabur guntingan kertas dari udara melalui helikopter yang berputar di area upacara lebih dari empat kali.

Gerakan berputar heli dengan menaburkan guntingan kertas tersebut dilakukan saat Wali Kota Ridwan Kamil membacakan sambutan tertulis. Akibat raungan pesawat heli tersebut, Walikota menghentikan sambutannya dan singkat memberikan komentar, "Setahun sekali tabur kertas dari atas untuk memeriahkan hari jadi kota Bandung." 

Upacara HJKB 2014 ditandai pula dengan penyerahan Piagam Penghargaan Walikota Bandung, di antaranya Piagam Penghargaan dan hadiah kepada Lurah Rancanumpang Gedebage sebagai Terbaik Kedua dalam Lomba Kinerja Kelurahan Tingkat Kota Bandung Tahun 2014.*

Hari Jadi ke-204 Kota Bandung

Hari Jadi ke-204 Kota Bandung

Hari Jadi ke-204 Kota Bandung

Wednesday, September 24, 2014

Rancanumpang Siap Sukseskan Gedebage Culinary Night (GCN)

Rancanumpang Siap Ikut Sukseskan Gedebage Culinary Night (GCN)
RANCANUMPANG.COM -- Komponen masyarakat Kelurahan Rancanumpang Gedebage Bandung mendukung dan siap menyukseskan penyelenggaraan Gedebage Culinary Night (GCN), Sabtu 27 September 2014, di Bumi Adipura Kelurahan Rancabolang.

Menurut Lurah Rancanumpang, Boedhi Hermawan, bentuk dukungan yang yang diberikan adalah keikutsertaan Kelurahan Rancanumpang dengan membuka stand di GCN. 

Selain jajanan dari produk unggulan masyarakat usaha kecil menengah, stand Kelurahan Rancanumpang akan menyajikan produk hasil kreativitas "daur ulang" yang berasal dari sampah kertas, kardus, yang dibuat oleh warga dan Kader PKK. 

Selain itu, kelurahan juga mengisi panggung hiburan seni, antara lain pagelaran angklung, gerak dan lagu "Barudak Lembur RW 08" asuhan Nanan "Ki Dalang Kastubi" Mulyana, serta seni Teatrikal Murid SMA Negeri 27 Bandung. "Bentuk partisipatif yg ditampilkan Rancanumpang dalam GCN merupakan inovatif dan kreativitas," jelas Boedhi.

Dikemukakan, ajang Gedebage Culinary Night memiliki arti penting dan sangat positif, di antaranya dalam upaya pengembangan kelompok usaha kecil warga Rancanumpang untuk dipromosikan. 

Demikian pula dengan pengembangan inovatif dan kreativitas komponen masyarakat dalam bidang seni maupun keterampilan home industri "mendaur ulang sampah". Boedhi menjelaskan, saat ini sudah terbentuk "Forum Sahabat Sampah" untuk tingkat kelurahan dan "Pokja Sahabat Sampah" di masing-masing RW.

Keseriusan dukungan dan siap mensukseskan penyelenggaraan GCN ditunjukkan oleh Tim Work Ranum Rumasa Culinary Night mengadakan pertemuan, menginventarisasi jenis produk daur ulang dan jenis usaha produk unggulan dan jajanan yang akan dipasarkan, dan seleksi Tim Seni yang akan tampil.

Lurah Boedhi mengimbau warga Rancanumpang khususnya dan umumnya masyarakat Gedebage agar dapat meluangkan waktu untuk jalan-jalan malam Mingguan ke area Gedebage Culinary Night di Bumi Adipura. 

"Insya Allah ke depan GCN dilaksanakan Rancanumpang," katanya. "Bapak Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung) dan Ibu Atalia Kamil diharapkan dapat hadir dan mengunjungi stand Kelurahan Rancanumpang yang Rukun Maju Sejahtera (RUMASA)."*

Tuesday, September 23, 2014

Lurah Rancanumpang Tinjau Stadion GBLA

RANCANUMPANG.COM -- Lurah Rancanumpang Gedebage Bandung, S. Boedhi Hermawan, didampingi staf dan ibu-ibu PKK Kelurahan meninjau Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Selasa (23/9/2014). "Melihat langsung kondisi dan perkembangan pembangun stadion ini sambil foto-foto sama ibu-ibu," ujar Boedhi Hermawan.

Lurah Rancanumpang Tinjau Stadion GBLA

Lurah Rancanumpang Tinjau Stadion GBLA



Saturday, September 20, 2014

Pohon Tumbang di Cibiru, Rancanumpang Mati Listrik

Rancanumpang.com -- Wilayah Kelurahan Rancanumpang Gedebage Bandung mengalami pemadaman aliran listrik, Sabtu (20/9), sejak pukul 16.00 WIB. Lurah Rancanumpang Boedhi Hermawan mengatakan, hasil konfirmasi dengan PLN Ujungberung bahwa ada tiang listrik roboh di daerah Cibiru terkena pohon yang tumbang.

"Jadi kawasan Griya Cempaka Arum dan Kelurahan Rancanumpang pada umumnya sengaja dipadamkan. Saat ini masih dalam perbaikan," jelasnya via WhatsApp kepada Rancanumpang.com, Sabtu (20/9) Pkl. 16.19 WIB. "Harap bersabar dalam kegelapan. Pohon tumbang kena jaringan listrik," imbuhnya.

Perbaikan oleh PLN selesai dalam waktu sekitar 2 jam. Aliran listrik menyala kembali pkl. 18.15 WIB.*

Wednesday, September 17, 2014

Tupoksi Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Rancanumpang

Tupoksi Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Rancanumpang
Rancanumpang.com -- Rukun Tetangga (RT) adalah pembagian wilayah di Indonesia di bawah Rukun Warga (RW). Pembentukan RT melalui musyawarah masyarakat setempat dalam rangka pelayanan kemasyarakatan yang ditetapkan oleh Desa atau Kelurahan.

Rukun Tetangga dipimpin oleh Ketua RT yang dipilih oleh warganya.

Sebuah RT terdiri atas sejumlah rumah (kepala keluarga).

Rukun Tetangga merupakan organisasi masyarakat yang diakui dan dibina oleh pemerintah untuk memelihara dan melestarikan nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berdasarkan kegotongroyongan dan kekeluargaan serta untuk membantu meningkatkan kelancaran tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di desa dan kelurahan.

Peraturan tentang RT di Kota Bandung

Peraturan tentang ke-RT-an di Kota Bandung ditetapkan dalam Perda Kota Bandung No. 02 Thn. 2013 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK).

RT adalah bagian dari LKK. Sebagaimana halnya RW, RT dibentuk dalam rangka memelihara dan melestarikan nilai-nilai kehidupan kemasyarakatan berdasarkan swadaya, kegotongroyongan, dan kekeluargaan.

Pembentukan RT 
Pembentukan RT di Kota Bandung harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. Paling kurang terdapat 30 (tiga puluh) Kepala Keluarga;
b. Paling banyak terdapat 75 (tujuh puluh lima) Kepala Keluarga.

Ketua RT dipilih oleh masyarakat (Kepala Keluarga) dan ditetapkan oleh Lurah atas nama Wali Kota.

Pengurus RT adalah Penduduk setempat yang terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK). Setiap Warga Negara Indonesia di wilayah RT dan RW setempat memiliki hak yang sama untuk memilih dan dipilih sebagai calon pengurus RT dan RW.

Syarat Pengurus RT/RW
Untuk dapat menjadi pengurus RT dan RW harus memenuhi persyaratan:
a. warga Negara Indonesia yang telah berusia paling rendah 21 (dua puluh satu) tahun atau pernah menikah dan paling tinggi 65 (enam puluh lima) tahun pada saat pencalonan;
b. penduduk Kelurahan setempat dan bertempat tinggal tetap di wilayah RT dan RW tersebut, paling kurang 12 (dua belas) bulan dengan tidak terputus-putus atau berpindah-pindah tempat, terdaftar pada Kartu Keluarga, dan memiliki Kartu Tanda Penduduk setempat;
c. bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
d. setia dan taat kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945;
e. berkelakuan baik, jujur, adil, cakap, berwibawa dan penuh pengabdian terhadap masyarakat;
f. sehat jasmani dan rohani;
g. mengenal daerahnya dan dikenal oleh masyarakat setempat; dan
h. bukan Pejabat Kelurahan di Kelurahan setempat.

Susunan Kepengurusan RT
Pengurus RT terdiri dari:
a. 1 (satu) orang Ketua;
b. 1 (satu) orang Sekretaris;
c. 1 (satu) orang Bendahara; dan
d. Seksi-seksi sesuai dengan kebutuhan.

Pengurus RT/RW tidak dapat merangkap jabatan sebagai pengurus baik dalam kepengurusan RT, RW, dan Lembaga Kemasyarakatan lainnya.

Tugas Pokok dan Fungsi RT

Tugas RT 
RT mempunyai tugas membantu Pemerintah Kelurahan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan

Fungsi RT
RT mempunyai fungsi:
a. Melakukan pendataan kependudukan dan pelayanan administrasi pemerintahan lainnya;
b. Menjembatani hubungan antar penduduk di wilayah kerja RT;
c. Membantu penanganan masalah-masalah kependudukan, kemasyarakatan, dan pembangunan di wilayah kerja RT.
d. Pengkoordinasian antar penduduk di wilayah kerja RT;
e. Menjaga kerukunan antar tetangga, memelihara dan melestarikan kegotongroyongan dan kekeluargaan dalam rangka meningkatkan ketentraman dan ketertiban;
f. Menampung dan mengusulkan aspirasi warga dalam rencana dan pelaksanaan pembangunan di wilayah kerja RT;
g. Membantu RW dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya di wilayah kerja RT;
h. Menggali potensi swadaya murni masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan dan menumbuhkembangkan kondisi dinamis masyarakat di wilayah kerja RT; dan
i. Membantu sosialisasi program-program Pemerintah Daerah kepada masyarakat di wilayah kerja RT.

Masa Bakti
Masa bakti pengurus RT adalah 3 (tiga) tahun terhitung mulai tanggal Penetapan Lurah dan dapat dipilih kembali untuk 2 (dua) kali masa bakti berikutnya.

Ketua RT dan Ketua RW yang telah menjalani 3 (tiga) kali masa bakti tidak dapat dicalonkan kembali untuk pemilihan Ketua RT dan Ketua RW periode berikutnya kecuali telah terputus satu periode masa bakti oleh Ketua RT dan Ketua RW yang lain.*

Kedudukan, Tugas Pokok, dan Fungsi Kelurahan

Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kelurahan




Rancanumpang.com -- Kelurahan adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan. Dalam konteks otonomi daerah di Indonesia, Kelurahan merupakan wilayah kerja Lurah sebagai Perangkat Daerah Kabupaten atau kota.

Kelurahan dipimpin oleh seorang Lurah yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kelurahan merupakan unit pemerintahan terkecil setingkat dengan desa. Berbeda dengan desa, kelurahan memiliki hak mengatur wilayahnya lebih terbatas. Dalam perkembangannya, sebuah desa dapat diubah statusnya menjadi kelurahan.

Menurut Perda Kota Bandung No. 02 Thn. 2013 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), Kelurahan adalah wilayah kerja lurah sebagai perangkat daerah dalam wilayah kerja kecamatan. Lurah adalah kepala kelurahan.

Berdasarkan Permendagri 31/2006 tentang pembentukan, penghapusan, dan penggabungan kelurahan, dan Permendagri 28/2006 tentang perubahan status desa menjadi kelurahan, maka syarat-syarat pembentukan suatu kelurahan adalah:
  1. Wilayah Jawa dan Bali paling sedikit 4.500 jiwa atau 900 KK, dengan luas paling sedikit 3 km2;
  2. Wilayah Sumatera dan Sulawesi paling sedikit 2.000 jiwa atau 400 KK, dengan luas paling sedikit 5 km2; dan
  3. Wilayah Kalimantan, NTB, NTT, Maluku, Papua paling sedikit 900 jiwa atau 180 KK, dengan luas paling sedikit 7 km2.
Selain itu, harus memiliki memiliki kantor pemerintahan, memiliki jaringan perhubungan yang lancar, sarana komunikasi yang memadai, dan fasilitas umum yang memadai.

Kelurahan yang tidak lagi memenuhi kondisi di atas dapat dihapuskan atau digabungkan dengan kelurahan yang lain, berdasarkan hasil penelitian dan pengkajian yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota.

Sedangkan pemekaran kelurahan dapat dilakukan setelah mencapai paling sedikit lima tahun penyelenggaraan pemerintahan di kelurahan tersebut.

Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kelurahan

Tugas Pokok Kelurahan
  • Bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahaan, pembangunan dan kemasyarakatan serta urusan yang dilimpahkan oleh Walikota sesuai dengan kebutuhan kelurahan dengan memperhatikan prinsip efisiensi dan peningkatan akuntabilitas.

Fungsi Kelurahaan
  1. Melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat
  2. Menyelenggarakan ketentraman dan ketertiban umum
  3. Mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas umum
  4. Membina lembaga kemasyarakatan
  5. Membina dan mengendalikan administrasi Rukun Warga dan Rukun Tetangga
  6. Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya
  7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Walikota dan/atau Camat sesuai dengan tugas dan fungsinya

Tugas Lurah
Lurah mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dan melaksanakan urusan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Walikota

Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut Lurah mempunyai tugas:
  1. Pelaksanaan kegiatan pemerintahan kelurahan
  2. Pemberdayaan masyarakat
  3. Pelayanan masyarakat
  4. Penyelenggaraan ketentrataman dan ketertiban umum
  5. Pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum
  6. Pembinaan lembaga kemasyarakatan di tingkat kelurahan.
(Diolah dari berbagai sumber)

Tupoksi RW Kelurahan Rancanumpang Gedebage Bandung

Tupoksi RW Kelurahan Rancanumpang Gedebage Bandung
Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Rukun Warga (RW) Kel. Rancanumpang

Rukun Warga (RW) adalah pembagian wilayah di Indonesia di bawah Desa atau Kelurahan (atau di bawah :Dusun atau Lingkungan Kelurahan). 

Rukun Warga dipimpin oleh Ketua RW yang dipilih oleh warganya.

Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 5/2007, RW atau sebutan lainnya adalah bagian dari kerja lurah dan merupakan lembaga yang dibentuk melalui musyawarah pengurus RT di wilayah kerjanya yang ditetapkan oleh Pemerintah Desa atau Lurah.

Rukun Warga merupakan organisasi masyarakat yang diakui dan dibina oleh pemerintah untuk memelihara dan melestarikan nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berdasarkan kegotongroyongan dan kekeluargaan serta untuk membantu meningkatkan kelancaran tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di desa dan kelurahan. 

Peraturan tentang RW di Kota Bandung

Menurut Perda Kota Bandung No. 02 Thn. 2013 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), RW merupakan bagian dari LKK --sebagaimana RT, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Tim Penggerak PKK, Karang Taruna, dan Lembaga Kemasyarakatan Lainnya.

RW dibentuk dalam rangka memelihara dan melestarikan nilai-nilai kehidupan kemasyarakatan berdasarkan swadaya, kegotongroyongan, dan kekeluargaan.

Syarat pembentukan RW di Kota Bandung, berdasarkan Perda di atas, adalah:
a. Paling kurang 5 (lima) RT; dan
b. Paling banyak 15 (lima belas) RT.

Penggabungan dan pemekaran RW dapat dilakukan atas prakarsa masyarakat dengan ketentuan:
a. Merupakan hasil musyawarah mufakat yang disetujui paling kurang 2/3 (dua pertiga) pengurus RT;
b. Ketua RW mengajukan usul permohonan kepada Lurah. Usulan Ketua RW diusulkan oleh Lurah kepada Camat untuk mendapatkan penetapan.

Tupoksi RW di Kota Bandung

Tugas RW: 
RW mempunyai tugas membantu Pemerintah Kelurahan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan.

Fungsi RW:
a. melakukan pendataan kependudukan dan pelayanan administrasi pemerintahan lainnya;
b. menjembatani hubungan antar penduduk melalui kepengurusan RT di wilayah kerja RW;
c. membantu penanganan masalah-masalah kependudukan, kemasyarakatan, dan pembangunan di wilayah kerja RW;
d. menjaga kerukunan antar warga, memelihara dan melestarikan kegotongroyongan dan kekeluargaan dalam rangka meningkatkan ketentraman dan ketertiban;
e. menampung dan mengusulkan aspirasi warga dalam rencana dan pelaksanaan pembangunan di wilayah kerja RW;
f. menggali potensi swadaya murni masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan dan menumbuhkembangkan kondisi dinamis masyarakat di wilayah kerja RW;
g. melaksanakan peran koordinasi dengan kepengurusan RT di wilayah kerja RW.
h. membantu Lurah dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya di wilayah kerja RW; dan
i. membantu sosialisasi program-program Pemerintah Daerah kepada masyarakat di wilayah kerja RW melalui pengurus RT.

Susunan Pengurus RW 
Pengurus RW terdiri dari:
a. 1 (satu) orang Ketua;
b. 1 (satu) orang Sekretaris;
c. 1 (satu) orang Bendahara; dan
d. Seksi-seksi sesuai dengan kebutuhan.

Pengurus RW tidak dapat merangkap jabatan sebagai pengurus baik dalam kepengurusan RT, RW, maupun Lembaga Kemasyarakatan lainnya.

Syarat Pengurus RW
Untuk dapat menjadi pengurus RW harus memenuhi persyaratan:
a. warga Negara Indonesia yang telah berusia paling rendah 21 (dua puluh satu) tahun atau pernah menikah dan paling tinggi 65 (enam puluh lima) tahun pada saat pencalonan;
b. penduduk Kelurahan setempat dan bertempat tinggal tetap di wilayah RT dan RW tersebut, paling kurang 12 (dua belas) bulan dengan tidak terputus-putus atau berpindah-pindah tempat, terdaftar pada Kartu Keluarga, dan memiliki Kartu Tanda Penduduk setempat;
c. bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
d. setia dan taat kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945;
e. berkelakuan baik, jujur, adil, cakap, berwibawa dan penuh pengabdian terhadap masyarakat;
f. sehat jasmani dan rohani;
g. mengenal daerahnya dan dikenal oleh masyarakat setempat; dan
h. bukan Pejabat Kelurahan di Kelurahan setempat.

Proses Pemilihan Ketua RW
Ketua RW dipilih oleh Kepala Keluarga (KK) berdasarkan musyawarah mufakat di wilayah kerjanya masing-masing.

Pemilihan Ketua RW dapat dilaksanakan secara langsung oleh masyarakat sepanjang tetap memelihara dan melestarikan nilai-nilai kehidupan kemasyarakatan berdasarkan swadaya, kegotong-royongan, dan kekeluargaan.

Dalam proses pemilihan Ketua RW, dibentuk panitia pemilihan yang difasilitasi oleh pengurus RW untuk RT dan oleh Lurah untuk RW.

Ketua RW terpilih ditetapkan oleh Lurah atas nama Wali Kota.

Masa Bakti
Masa bakti pengurus RW adalah 3 (tiga) tahun terhitung mulai tanggal Penetapan Lurah dan dapat dipilih kembali untuk 2 (dua) kali masa bakti berikutnya.

Sumber:  
Perda Kota Bandung No. 02 Thn. 2013 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK),

Daftar Ketua RW 01 s.d. 08 Kelurahan Rancanumpang Gedebage Bandung


  1. Supriatna (Ketua RW 01 Rancanumpang) SK No. 06 Tahun 2014/9 Januari 2014
  2. Asep Sudrajat  (Ketua RW 02 Jl. Agus Neglamulyani) SK No. 11 Tahun 2014/5 Februari 2014
  3. Dayat  (Ketua RW 03 Kompleks Bumi Pitaloka) SK No. 22 Tahun 2013/1 Oktober 2013
  4. Yaya Koswara  (Ketua RW 04 Griya Cempaka Arum) SK No. 07 Tahun 2014/10 Januari 2014
  5. Ramram Mansur Ramdhani (Ketua RW 05 Griya Cempaka Arum) SK No. 31 Tahun 2013/23 Desember 2013
  6. Eko Wahyudi (Ketua RW 06 Griya Cempaka Arum) SK No. 16 Tahun 2013/18 September 2013
  7. Eddy Sunarto (Ketua RW 07 Griya Cempaka Arum) SK No. 10 Tahun 2012/25 Januari 2012
  8. Roedy De Vries  (Ketua RW 08) Griya Cempaka Arum) SK No. 07 Tahun 2013/19 Mei 2013

Jenis-Jenis Pelayanan Kelurahan Rancanumpang Gedebage Bandung

Jenis-Jenis Pelayanan Kelurahan Rancanumpang Gedebage Bandung

Rancanumpang.com -- Jenis-Jenis Pelayanan Kelurahan Rancanumpang Gedebage Bandung dengan waktu penyelesaian 1 hari kerja.

  1. Penandatanganan Domisili (Proposal) 
  2. Penandatanganan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)
  3. Penandatanganan Surat Keterangan Miskin (SKM)
  4. Penandatanganan Surat Keterangan Serbaguna (SKS)
  5. Penandatanganan Legalisir
  6. Penandatanganan Domisili Perusahaan
  7. Penandatanganan Surat Pernyataan Ahli Waris
  8. Pengantar Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  9. Pengantar Kartu Keluarga (KK)
  10. Penandatanganan Rekomendasi Surat Pindah
  11. Pengantar Surat Pindah
  12. Pembuatan Nomor Induk Kependudukan

Jenis-Jenis Pelayanan Kelurahan Rancanumpang Gedebage Bandung

Sunday, September 14, 2014

Akses Jalan Masuk Stadion GBLA Mulai Dikerjakan

Akses Jalan Masuk Stadion GBLA Mulai Dikerjakan
Rancanumpang.com -- Pengerjaan akses jalan masuk Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di wilayah Kelurahan Rancanumpang Gedebage Bandung mulai dikerjakan oleh PT Adhi Karya, Sabtu (13/9/2014).

Jalan masuk dan parkir merupakan bagian dari finishing Stadion GBLA sebelum resmi digunakan sebagai homebase Persib Bandung.

Sebelumnya, pihak pengembang bersama Kelurahan Rancanumpang melakukan sosialisasi pekerjaan jalan masuk itu di Kantor Kelurahan, Rabu 3 September 2014.

Sosialisasi dilakukan kepada warga sekitar lokasi Stadion GBLA, khususnya warga kompleks Griya Cempaka Arum (GCA) yang rumahnya tepat berada di samping stadion.*

Saturday, September 13, 2014

Wali Kota Bandung: Camat dan Lurah Harus Manfaatkan Sosial Media

Wali Kota Bandung: Camat dan Lurah Harus Manfaatkan Sosial Media
Rancanumpang.com -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meminta para Camat dan Lurah se-Kota Bandung mengembangkan inovasi dan kreativitas dan mampu berkomunikasi lebih baik, di antaranya menyampaikan informasi berbagai kegiatan yang dilakukan melalui jejaring sosial media, seperti twitter dan facebook.

Permintaan itu disampaikan di hadapan para Camat dan Lurah se-Kota Bandung pada rapat persiapan Hari Jadi ke-204 tahun Kota Bandung, Jum'at (12/09/2014) malam di Pendopo Kota Bandung.

Berkaitan dengan jejaring sosial media, diungkapkan Wali Kota, Lurah Rancanumpang Kecamatan Gedebage aktif menggunakan twitter untuk menyampaikan berbagai informasi yang telah sedang dan akan dilaksanakan lurah, warga, dan komponen masyarakat di wilayah Rancanumpang kepada Wali Kota. 

"Kegiatan Lurah Rancanumpang sangat positif dan hendaknya dapat diikuti oleh Camat dan Lurah lainnya di Kota Bandung," katanya.

Dalam menyambut Peringatan Hari Jadi Kota Bandung,  Ridwan Kamil minta kepada Camat dan Lurah untuk menitikberatkan pelaksanaan kegiatan dibidang K3, yaitu Penataan Ruas Jalan yang tadinya tidak tertib harus mampu diubah menjadi tertib. 

Selain itu, Penataan Ruas Jalan yang tadinya tidak bersih harus bisa berubah menjadi bersih. "Dan Penataan Lingkungan ruas jalan yang tadinya tidak hijau berbunga harus berubah menjadi hijau berbunga dengan ditanami pohon peneduh dan pohon pelindiung." ujar Ridwan Kamil.*

Friday, September 12, 2014

Meriahkan HUT Kota Bandung Kantor Kelurahan Rancanumpang Berhias (Foto)

Rancanumpang.com -- Menyambut dan memperingati HUT ke 69 RI dan Hari Jadi ke-204 tahun Kota Bandung 2014, Kantor Kelurahan Rancanumpang Gedebage Bandung Berbenah dan Berhias.

Kantor Kelurahan Rancanumpang Berhias

Kantor Kelurahan Rancanumpang Berhias

Kantor Kelurahan Rancanumpang Berhias

Kantor Kelurahan Rancanumpang Berhias

Thursday, September 11, 2014

Kelurahan Rancanumpang Ikuti Pembinaan & Pemberdayaan LKK se-Kecamatan Gedebage

Pembinaan & Pemberdayaan LKK se-Kecamatan Gedebage
Rancanumpang.com -- Kelurahan Rancanumpang mengikuti Pembinaan dan Pemberdayaan Pengurus Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) se-Kecamatan Gedebage Bandung oleh Camat Gedebage Drs. M. Zamzam Nurzaman, M.Si., Kamis (11/09/2014), di Kampung Pago Ciwidey Kabupaten Bandung.

Dalam kegiatan tersebut, Camat Zamzam Nurzaman mengatakan, Kepengurusan LKK (PKK, LPM, RT, RW, dan Karang Taruna) mempunyai andil dalam mendukung, melaksanakan, dan menyukseskan berbagai program dan kegiatan Pemerintah Kota Bandung yang telah digagas dan ditetapkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, mewujudkan "Bandung yang Nyaman, Unggul, dan Sejahtera" (JUARA).

Untuk itu, menurut Camat Zamzam, para pengurus LKK se-Kecamatan Gedebage hendaknya dapat memahami, mengerti tentang tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) masing-masing LKK. 

Camat Gedebage dalam kesempatan itu juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Lurah dan Staf Kelurahan Rancanumpang, beserta warganya yang telah berupaya optimal membuat terobosan dan inovasi meluncurkan website resmi Kelurahan Rancanumpang

Dikatakan, upaya positif ini disambut baik oleh Camat Gedebage untuk lebih memudahkan dan lebih meningkatkan pelayanan prima kepada publik. 

Selain itu, dengan adanya website resmi Kelurahan Rancanumpang, publik akan mengetahui berbagai aktivitas baik yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan Lurah beserta perangkatnya, juga komponen masyarakat.*

Wednesday, September 10, 2014

Survei Objek Pajak Bumi dan Bangunan Segera Digelar di Wilayah Rancanumpang

Survei Objek Pajak Bumi dan Bangunan Segera Digelar di Wilayah Rancanumpang
Rancanumpang.com -- Kelurahan Rancanumpang Gedebage Bandung bersama PT Sucofindo dan Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung (Disyanjak) Kota Bandung menggelar sosialisasi Pemutakhiran Database Objek Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Aula Kantor Kelurahan, Rabu (10/09/2014) malam.

Dalam acara yang dihadiri oleh sejumlah Ketua RW, RT, dan Pemuka Masyarakat di lingkungan Kelurahan Rancanumpang tersebut dikemukakan akan segera diadakannya survei tentang objek PBB di wilayah Rancanumpang.

Para RW dan RT diharapkan melakukan sosialisasi kepada warga soal survey yang merupakan pemutakhiran data wajib pajak dan objek pajak tanah dan bangunan tersebut. Survei akan dilakukan dalam satu-dua hari mendatang. 

Pihak surveyor akan berkonsultasi dan koordinasi dengan pihak kelurahan, RW, dan RT soal timing survey yang tepat dan sekiranya tidak menggangu warga.

Survei Objek Pajak Bumi dan Bangunan Segera Digelar di Wilayah Rancanumpang
Dikemukakan pula soal standar satuan harga bangunan, tekniks survey seperti 3x pemotretan terhadap objek bangunan/rumah. 

Pihak Sucofindo sebagai surveyor mengatakan, kegiatan pendataan ini tidak akan merugikan wajib pajak. User data tidak lain adalah Disyanjak Kota Bandung.

Tujuan survei utamanya adalah untuk akurasi data agar tidak ada pihak yang dirugikan. Hasil survei akan dijadikan rujukan bagi penerbitan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang baru dan akurat.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Rancanumpang S. Boedhi Hermawan, juga mengingatkan adanya kegiatan perpajakan tanggal 15 September 2014 di Kantor Kelurahan Cimencrang. (editor/rancanumpang.com).*

Tahun 2015 Kelurahan di Kota Bandung Jadi SKPD

Rancanumpang.com -- Tahun 2015 semua kelurahan di Kota Bandung akan berubah menjadi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tak terkecuali Kelurahan Rancanumpang Gedebage Kota Bandung.

Dengan status sebagai SKPD, tiap kelurahan nantinya memiliki kewenangan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengemukakan rencana itu di Balai Kota, Kamis (13/2/2014). "Selama ini kelurahan memegang anggaran, tapi mulai tahun depan kelurahan akan diberi kewenangan menggunakan APBD dengan cara status kelurahan diubah menjadi Satuan Kerja Perangkat Daerah," ujar Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil.

Emil berharap dengan diberi kewenangan maka kelurahan bisa menangani permasalahan di daerah masing-masing. "Jika permasalahan bisa ditangani kelurahan saya tidak perlu lagi ngeja-ngejar pengemis, gepeng, nambal jalan, tangani PKL dan masalah lainnya," ujar Emil.

Perubahan status Kelurahan menjadi SKPD itu tidak lepas dari semangat memperbanyak desentralisasi kewilayahan di Kota Bandung.

"Kelurahan akan dijadikan SKPD. Semangat lima tahun ke depan adalah memperbanyak desentralisasi kewilayahan harus punya anggaran besar," katanya di kesempatan lain, Rabu (12/2/2014).

Dijelaskan, desentralisasi diharapkan bisa menyelesaikan masalah-masalah di kewilayahan yang selama ini selalu diselesaikan oleh pemerintah pusat. "Nanti bisa menyelesaikan baik ketertiban, sampah, taman, macet, dan lain sebagainya," ucapnya.

SKPD adalah pelaksana fungsi eksekutif yang harus berkoordinasi agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan dengan baik. Dasar hukum yang berlaku sejak tahun 2004 untuk pembentukan SKPD adalah Pasal 120 UU no. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Gubernur dan wakilnya, Bupati dan wakilnya, atau Walikota dan wakilnya tidak termasuk ke dalam satuan ini, karena berstatus sebagai Kepala Daerah. (Tribunnews.com/Kompas.com/Wiki).*